Mau Bisnis Pupuk Kompos? Berikut Cara Pembuatannya

Mau Bisnis Pupuk Kompos? Berikut Cara Pembuatannya

Bisnis pupuk kompos saat ini cukup menjanjikan lho! Anda tidak percaya? Sekarang makin banyak orang paham mengenai lingkungan. Ini diperkuat dengan kondisi bumi yang mulai tidak terprediksi saat ini. Siang panas luar biasa, eh sore tiba-tiba hujan nan deras. Hal ini tidak akan terjadi kalau bukan karena cuaca ekstrem. Dan penyebab cuaca ekstrem adalah terlalu banyak karbondioksida terlepas di udara. Sementara jumlah tumbuhan kian berkurang.

Nah, cara paling ampuh untuk menangani hal ini tentunya dengan menambah pasokan tanaman hijau. Itulah mengapa orang makin berminat menanam. Tak lain karena misi ingin menyelamatkan lingkungan. Level menanam tanaman orang-orang lakukan dalam skala rumah tangga. Mereka mengumpulkan botol tak terpakai lalu disulap menjadi pot. Lalu tanaman ditanam disana di teras-teras rumah. Mereka ingin menanam dengan sederhana, maka pupuk kompos amat dibutuhkan untuk melakukan gerakan tanam ini.

Oleh karena itu, bila Anda hendak menjalankan bisnis ini, pasar Anda sangat besar. Bila Anda belum tahu cara membuatnya, silakan simak cara membuat pupuk kompos di bawah ini:

  1. Mengumpulkan Sampah

Kumpulkan sampah rumah tangga yang Anda miliki. Bukan sembarang sampah, tetapi sampah organik. Apa itu sampah organik? Yakni sampah yang bisa membusuk. Kalau sudah terkumpul, cacah sampah itu hingga ukurannya lebih kecil. Untuk hasil terbaik dan proses cepat, anda dapat menggunakan mesin cacah rumput atau mesin appo (alat pengolahan pupuk organik) dari Futake.

Kami produsen mesin pengolah kompos rakitan secara custom. Artinya dapat disesuaikan dengan kebutuahn dan seberapa besar daya olah kompos pada bisnis anda. Dengan mesin kami dijamin lebih efisien dan produktif.

  1. Masukkan ke Lubang Pengomposan

Anda harus buat lubang di dalam tanah. Buat lubang seukuran plastik yang Anda miliki. Kemudian masukkan plastik itu ke dalam lubang. Secara bertahap masukkan sampah sedalam 10 cm, isi larutan promi di atasnya, isi sampah lagi, seterusnya sampai penuh. Lalu tutup rapat selama kurang lebih 3-6 minggu. Masa ini dinamakan masa inkubasi.

  1. Panen Kompos

Setelah diinkubasi selama 6 minggu, kompos sudah siap dipanen. Supaya hasil lebih maksimal, keringkan terlebih dahulu kompos yang sudah matang. Lalu bisa dilanjutkan dengan mencacah serta mengayaknya. Sehingga kompos yang Anda buat baunya tidak menyengat dan layak diberi harga tinggi.

Begitulah cara membuat pupuk kompos. Sudah tahu kan? Jadi Anda bisa segera buat untuk dijual ke pasaran.

Blog

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *